Tahapan Penanggulangan Disiplin
Kelas
A.
Tindakan Preventif (Pencegahan)
Preventif secara etimologi berasal dari bahasa latin
pravenire yang artinya datang sebelum/antisipasi/mencegah untuk tidak terjadi
sesuatu. Dalam pengertian yang luas preventif diartikan sebagai upaya secara
sengaja dilakukan untuk mencegah terjadinyan gangguan, kerusakan, atau kerugian
bagi seseorang.
Menurut Rachman (1997) Tindakan
preventif (pencegahan) adalah tindakan yang dilakukan sebelum munculnya tingkah
laku yang menyimpang yang mengganggu kondisi optimal berlangsungnya
pembelajaran. Upaya ini dilakukan dengan pemberian pengaruh yang
positif terhadap individu serta dengan menciptakan suasana lingkungan sekolah,
termasuk pengajaran yang menyenangkan.
Tindakan
Preventif merupakan suatu tindakan pengendalian sosial yang dilakukan untuk
dapat mencegah atau juga mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak
diinginkan di masa mendatang. Tindakan preventif (pencegahan) ini dilakukan
manusia, baik itu secara pribadi atau juga berkelompok untuk dapat melindungi
diri mereka dari hal buruk yang mungkin dapat terjadi.
Tindakan
preventif adalah tindakan untuk melakukan pencegahan dimana sasarannya adalah
mengembalikan permasalahan siswa yang tidak terlepas dari faktor lingkungan di
mana ia tinggal.
Menurut Rachman (dalam Tim Dosen Administrasi
Pendidikan, 2012: 119) mengemukakan langkah-langkah Tindakan Preventif
(pencegahannya) sebagai berikut:
1. Peningkatan kesadaran diri
sebagai guru
2. Peningkatan kesadaran siswa
3. Sikap Polos dan Tulus dari
Guru
4. Mengenal dan menemukan
alternatif pengelolaan
5. Menciptakan "kontrak
sosial"
B.
Tindakan Kuratif (Penyembuhan)
Upaya
Kuratif disebut juga upaya korektif yaitu usaha untuk merubah permasalahan yang
terjadi dengan cara memberikan pendidikan dan pengarahan kepada mereka (merubah
keadaan yang salah kepada keadaan yang benar)
Tindakan
kuratif (penyembuhan) adalah tindakan yang diambil setelah terjadinya tindak
penyimpangan sosial. Tindakan ini ditujukan untuk memberikan penyadaran kepada
para pelaku penyimpangan agar dapat menyadari kesalahannya dan serta mampu
memperbaiki kehidupannya, sehingga di kemudian hari tidak lagi mengulangi
kesalahannya.
Dalam
kegiatan memanajemen kelas, pelanggaran yang sudah terlanjur dilakukan peserta
didik atau sejumlah peserta didik perlu ditanggulangi dengan tindakan
penyembuhan baik secara individual maupun secara kelompok.
Menurut
Johar Permana (dalam Abdul Majid 2013:122) mengemukakan ada 5 langkah-langkah
kegiatan Tindakan Penyembuhan (Kuratif) yaitu sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi
masalah
Pada langkah pertama ini guru
melakukan kegiatan untuk mengenal atau mengetahui masalah-masalah yang timbul
dalam kelas. Dari masalah-masalah tersebut guru harus dapat mengidentifikasi
jenis-jenis penyimpangan sekaligus mengetahui siswa yang melakukan penyimpangan
tersebut.
2. Menganalisa masalah
Pada langkah kedua ini, kegiatan
guru adalah berusaha untuk menganalisa penyimpangan tersebut dan menyimpulkan
latar belakang dan sumber dari pada penyimpangan itu. Setelah diketahui sumber
penyimpangan guru kemudian melanjutkan usahanya untuk menentukan
alternatif-alternati penanggulangan atau penyembuhan penyimpangan tersebut.
3. Menilai
alternatif-alternatif pemecahan, menilai dan melaksanakan salah satu alternatif
pemecahan
Pada langkah ketiga ini, kegiatan
yang dilakukan adalah memilih alternatif berdasarkan sejumlah alternatif
pemecahan masalah yang telah disusun. Artinya alternatif mana yang paling tepat
untuk menanggulangi penyimpangan tersebut.
4. Melaksanakan
alternatif yang telah ditetapkan
Setelah ditetapkan alternatif
yang tepat maka langkah selanjutnya adalah melaksanakan alternatif tersebut.
5. Mendapatkan balikan
dari hasil pelaksanaan alternatif pemecahan masalah yang dimaksud.
Langkah ini didahului dengan
langkah monitoring yaitu kegiatan untuk mendapatkan data yang merupakan balikan
untuk menilai apakah pelaksanaan dari alternatif pemecahan yang dipilih telah
mencapai sasaran sesuai dengan yang direncanakan atau bahkan terjadi
perkembangan baru yang lebih baik, semua ini merupakan dasar untuk melakukan
perbaikan program.
Menurut Ahmad Rohani (2010:162) mengemukakan
langkah-langkah implementasi yang dapat dilakukan dalam tindakan penyembuhan
(Kuratif) sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi
peserta didik yang mendapat kesulitan untuk menerima dan mengikuti tata tertib
atau menerima konsekuensi dan pelanggaran yang dibuatnya.
2. Membuat rencana yang diperkirakan paling tepat
tentang langkah-langkah yang akan ditempuh dalam mengadakan kontrak dengan
peserta didik.
3. Menetapkan
waktu pertemuan dengan peserta didik tersebut yang disetujui bersama
oleh guru dan peserta didik yang bersangkutan.
4. bila
saatnya pertemuan dengan peserta didik jelaskanlah maksud diperoleh baik oleh
peserta didik maupun oleh sekolah.
5. Tunjukkanlah
kepada peserta didik bahwa guru pun bukan orang yang sempurna dan tidak bebas
dari kekurangan dan kelemahan dalam berbagai hal. Akan tetapi yang penting
antara guru dan peserta didik harus ada kesadaran untuk bersama-sama belajar
saling memperbaiki diri, saling mengingatkan bagi kepentingan bersama.
6. Bila pertemuan yang diadakan dan ternyata peserta
didik responsif maka guru bisa mengajak peserta didik untuk
melaksankan diskusi tentang masalah yang dihadapinya.
7. Pertemuan
guru dan peserta didik harus sampai kepada pemecahan masalah dan sampai kepada
“kontak individual” yang diterima peserta didik dalam rangka memperbaiki
tingkah
laku peserta didik tentang pelanggaran yang dibuatnya.
8. Melakukan
kegiatan tindak lanjut.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul,
Majid. 2013. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi
Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Ahmad, Rohani. 2010. Pengelolaan Pembelajaran. Jakarta: PT
Rineka Cipta.
Rachman,
Maman. 1997. Manajemen Kelas.
Semarang: Depdikbud Ditjen Dikti.
Tim
Dosen Administrasi Pendidikan. 2012. Manajemen
pendidikan. Bandung: Alfabeta
Sangat bagus sekali dan bermanfaat bagi peserta didik
BalasHapusMateri nya sangat bagus
BalasHapusMaterinya bagus dan bermanfaat
BalasHapusMaterinya bagus
BalasHapusTrimakasih bnyak kakak
BalasHapusTrimakasih atas informasinya dalam manajemen kelas, mater ini sangat bermanfaat untuk saya
BalasHapusTrimakasih telah berbagi informasi, materi ini sangat bermanfaat bagi saya
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapus